Strategi HR Dalam Menghadapi Pandemi

Kembali lagi kita membahas pandemi yang menjadi sorotan utama di tahun 2020 ini. Proses penanggulangan Covid-19 yang selalu dilakukan oleh Pemerintah dan Masyarakat, tetap harus digali lebih dalam lagi. Kabar berita yang bervariasi, memberikan dampak emosional yang bervariasi juga. Ada yang panik, marah, kebingungan, bahagia, sedih, putus asa, dan lain sebagainya. Kesadaran akan emosional yang bervariasi, menjadi dasar untuk bertahan, baik itu secara individu, kelompok, dan organisasi atau perusahaan.


Kita akan membahas khususnya HR perusahaan yang ikut berjuang dalam menghadapi kondisi yang tidak cukup baik ini, yang pastinya berdampak pada perusahaan baik dampak secara internal maupun eksternal. Karena pada kenyataannya HR perusahaan, menjadi bagian penguat internal perusahaan, yang selalu berupaya menjadi penopang dari dalam perusahaan. Dan berdasarkan peristiwa ini, kita akan mengulik bagaimana HR dapat mempertahankan dan melindungi aset perusahaan dari dalam.


  1. Perlindungan Dari Dalam

Untuk saat ini, perlindungan dan pencegahan adalah hal utama, agar kita terhindar dari virus Covid-19. Kesehatan karyawan menjadi kepentingan utama, karyawan adalah aset yang sangan istimewa, karyawan bahkan seharusya menjadi prioritas utama dibandingkan dengan kepentingan bisnis lainnya. Yang harus dijaga terlebih dahulu, yaitu karyawan, agar proses bisnis selanjutnya dapat berjalan dengan baik. Maka dari itu, HR harus tegas, dengan segala protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh pemerintah. Ketegasan dan kedisiplinan HR dalam menerapkan protokol kesehatan di kantor, menjadi salah satu bukti kepedulian HR kepada karyawan dalam memerangi penyebaran virus Covid-19 ini.


  1. Pelatihan Dan Kedisiplinan

Tugas dan tanggungjawab sebagai HR adalah bagaimana memaksimalkan peforma perusahaan melalui mengolah sumber daya perusahaan sebaik mungkin. Suatu perusahaan akan kehilangan skill atau kekuatan, jika kekuatan masing-masing karyawan nya tidak pernah di asah, melainkan dibiarkan begitu saja. Dengan begitu, karyawan perusahaan perlu pelatihan terhadap karyawan nya, disaat HR melihat kinerja karyawan sudah mulai menurun. Di tengah pandemi seperti ini, hal tersebut bisa diterapkan dengan berbagai platform yang tersedia seperti Google Meet dan Zoom. Begitu pula dengan kedisiplinan, HR harus menyatakan keputusan keputusan ketat melalui surat online yang harus diedarkan kepada seluruh karyawan perusahaan, baik itu melalui email, atau pun grup WhatsApp. Maka dari itu pelatihan dan kedisiplinan akan menjadi laras, dalam penerapannya.


  1. Serba Teknologi

Sebelum pandemi, mungkin teknologi bagi HR adalah bukan hal utama, walaupun tetap dibantu oleh komputer. Tetapi tidak semua aktivitas HR serba teknologi, dengan adanya pandemi ini, apakah menjadi kebalikannya? Jawaban nya adalah IYA. Sekarang ini, bagi HR teknologi adalah utama dalam menyampaikan pesan dari HR ke karyawan. Tidak hanya menyampaikan pesan, dengan adanya teknologi pun dapat membantu HR dalam mengolah data karyawan, mulai dari data pribadi karyawan, data kehadiran, data perijinan, dan masih banyak lagi. Maka dari itu teknologi Human Capital Management System (HCMS) atau juga banyak dikenal dengan nama Human Resources Management System (HRMS) dan Human Resource Information System (HRIS), seperti GIT Apps yang hadir untuk menjawab berbagai permasalahan HR di tengah pandemi ini. Bahkan tidak hanya di tengah pandemi, tetapi dalam jangka yang cukup panjang.


Jadi tantangan yang dihadapi HR memang tidak mudah dalam kondisi pandemi COVID-19. Namun, bukan tidak mungkin bagi HR serta segenap karyawan melewati fase sulit yang terjadi. Jadi, kemauan yang kuat dari karyawan pun juga sangat berperan dalam kesuksesan perusahaan menghadapi pandemi COVID-19