5 Hal Yang Perlu Dihindari Agar Motivasi Kerja Semakin Meningkat

Dinamika dalam perusahaan dari waktu ke waktu menjadi hal yang menarik untuk dibahas, mulai dari iklim kerja perusahaan, flow kerja perusahaan, tempo kerja hingga faktor yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan perusahaan. Banyak informasi yang saat ini kita dapatkan sebagai cara untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan, namun bagaimana dengan hal sebaliknya? Hal yang perlu dihindari agar motivasi kerja karyawan perusahaan Anda tidak menurun.


Motivasi kerja memiliki pengaruh yang sangat besar pada produktivitas karyawan Anda. Dengan menjaga motivasi kerja karyawan agar tetap baik, maka kinerja dari karyawan pun akan terus membaik. Begitu pula sebaliknya, jika Anda tidak dapat menjaga motivasi karyawan Anda dengan baik, maka kinerja karyawan akan menurun dan akan mengganggu produktivitas dari perusahaan Anda tentunya.


Agar motivasi kerja karyawan Anda tetap terjaga, kali ini kami akan bagikan beberapa hal yang perlu Anda hindari agar motivasi kerja karyawan Anda semakin meningkat. Hal-hal berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa Anda pertimbangkan dan pahami sekiranya dapat mempengaruhi motivasi kerja pada karyawan perusahaan Anda.


  1. Micromanagement

Memiliki tujuan yang sangat baik, namun konsep micromanagement dalam penerapannya terlalu kaku dan justru dapat membuat karyawan merasa tidak nyaman. Hingga lebih buruk lagi dapat berefek pada sisi psikis karyawan. Konsep micromanagement yang terus menerus mengkomando karyawan mengenai pekerjaan dan sebagainya, dapat memberi efek kurangnya rasa percaya diri hinggi turunnya motivasi kerja pada karyawan Anda.


  1. Keadaan Perusahaan

Perusahaan mana yang tidak ingin eksis? Tentu tidak ada. Keinginan perusahaan untuk tetap eksis dan berkembang agar dapat memperluas pasar bisnis dan memperoleh keuntungan adalah tujuan tiap perusahaan. Fase pasang surut tentu pernah dialami oleh tiap perusahaan. Saat di fase yang tidak baik, kondisi perusahaan bisa membuat gairah karyawan dalam bekerja menurun.

Idealnya, loyalitas karyawan memang sangat dibutuhkan. Namun tidak dapat disalahkan apabila karyawan memilih untuk beranjak ketika perusahaan saat ini sudah tidak memberikan prospek yang baik untuk mereka. Maka dari itu, penting untuk melakukan keterbukaan dan komunikasi yang intens dengan karyawan mengenai kondisi yang dilalui perusahaan saat ini.


  1. Kapasitas Pemimpin

Pimpinan, manajer atau atasan karyawan Anda memiliki peran penting dalam menjaga performa karyawan tetap baik. Sudah menjadi pengetahuan umum jika karyawan memiliki sosok panutan yang besar di perusahaan, akan dapat meningkatkan motivasi kerja mereka menjadi tinggi. Kepemimpinan, kepercayaan diri dan pribadi yang mampu mengayomi dan menginspirasi serta tegas, tentu menjadi sosok panutan karyawan perusahaan. Ketika sosok tersebut dimiliki karyawan perusahaan Anda sebagai pemimpinnya, tentu motivasi kerja karyawan Anda meningkat.


  1. Perlakuan Terhadap Karyawan

Performa yang berbeda dari tiap karyawan Anda tentu bukan berarti perlakuan yang Anda berikan akan sama kepada seluruh karyawan Anda. Ada karyawan yang menunjukkan performa yang baik dan memuaskan, ada juga karyawan yang menunjukkan performa yang buruk dan kurang memuaskan.

Untuk performa karyawan yang memuaskan, sudah menjadi kewajiban Anda untuk memberikan apresiasi kepada mereka agar motivasinya semakin meningkat. Sedangkan bagi karyawan dengan performa yang kurang memuaskan, Anda juga perlu untuk memberikan koreksi atau teguran. Dengan memberikan perlakuan yang sesuai, Anda telah menjaga semangat kerja karyawan perusahaan Anda. Namun jika Anda tetap menyamaratakan perlakuan kepada tiap performa karyawan, bagi karyawan dengan performa brilian akan kehilangan semangat diikuti performa perusahaan yang menurun.


  1. Kejenuhan Kerja

Iklim terbuka saat ini banyak digunakan sebagai iklim perusahaan, di mana karyawan dapat leluasa untuk bekerja dan berinteraksi. Hal ini ditujukan agar karyawan dapat bekerja tanpa rasa bosan dan merasa tertekan, tapi justru meras nyaman dan dapat menikmati pekerjaannya. Berbagai fasilitas dan kebabsan di kantor dapat mendorong karyawan untuk dapat melakukan pekerjaannya sebagai hal yang menyenangkan.

Tidak ada seorang karyawan yang dapat bersemangat dan termotivasi untuk bekerja, ketika mereka merasa jenuh. Dengan kejenuhan kerja yang timbul dapat menurunkan performa karyawan secara umum, hingga memperburuk iklim kerja dan gairah kerja yang menurun. Maka dari itu, lingkungan kerja yang fleksibel dan menyenangkan menjadi hal positif yang saat ini perusahaan tawarkan.


Nah, itulah beberapa hal yang perlu perusahaan Anda hindari agar karyawan tetap bergairah dalam pekerjaannya. Selain hal-hal di atas, motivasi dan performa kerja karyawan Anda juga dapat mengalami penurunan apabila terjadi kesalahan dalam penggajian dan urusan administrasi. Sangat disayangkan bukan jika hal tersebut terjadi di perusahaan Anda? Untuk mengatasi hal tersebut, sebenarnya HR perusahaan Anda bisa dibantu dengan teknologi HR loh! Seperti StarConnect HR, yang dapat membantu Anda dalam proses administrasi perusahaan, penggajian dan banyak kelebihan lainnya yang sangat bermanfaat bagi Anda. Dengan StarConnect HR, Anda tidak perlu khawatir mengalami kesalahan-kesalahan yang dapat menghambat pekerjaan Anda.


Segera gunakan StarConnect HR sebagai teknologi perusahaan Anda sekarang juga!